Monday, March 10, 2008

Kelinci Mini

Jum'at (7/3) lalu, kelinci Raisa, si Abu, ditemukan mati di dalam kandangnya. Si Abu, namanya diambil dari warnanya yang abu-abu, sudah cukup lama tinggal bersama kami di Kalibata, lebih dari 3 bulan.

Ya, waktu 3 bulan cukup lama karena sebelumnya kelinci-kelinci kecil yang kami beli hanya bertahan 1 sampai 2 minggu. Sudah lebih dari 7 kelinci mati sebelumnya. Setelah saya tanyakan pada penjualnya, kelinci kecil memang susah dipelihara karena tidak tahan dengan cuaca.

Istri saya kemudian membelikan Raisa 2 ekor kelinci yang cukup besar, yaitu di Putih dan si Abu, yang ternyata bisa bertahan hingga lebih dari 3 bulan.

Melihat si Abu mati, Raisa menangis. Untuk menghiburnya, saya menjanjikan membeli kelinci baru pada hari itu juga. Sekitar pukul 14.00, kami sekeluarga langsung mengunjungi ke Jl. Barito untuk membeli kelinci yang baru. Kebetulan, tempat penjualan kelinci di Jl. Barito, cukup dekat dengan tempat tinggal kami.

Di sana, kami membeli 2 ekor kelinci mini atau netherland dwarf. Besarnya maksimum tidak lebih dari dua kepal tangan orang dewasa. Cirinya yang gampang dikenali adalah telinganya yang lebih pendek dari telinga kelinci pada umumnya.

Pada hari Minggu (9/3) kemarin, saya membeli 1 ekor kelinci lagi untuk menemani si Putih. Kelinci yang terakhir saya beli ini dari jenis anggora yang bulunya lebat. Saya belum tahu nama jenis kelinci dari si Putih. Wajahnya mirip kelinci anggora, tetapi bulu di badannya seperti kelinci biasa.


Dengan demikian, di rumah kami kini ada 4 ekor kelinci, menambah ramai binatang peliharaan yang sudah ada sebelumnya di rumah.

Binatang peliharaan yang sudah cukup lama tinggal di rumah adalah:
  • 2 ekor burung Nuri Papua warna merah, yang mungkin sudah ada di rumah lebih dari 2 tahun,
  • 30 ekor ikan koi yang tinggal dalam sebuah kolam ikan berukuran 100x120cm dengan kedalaman 60cm yang ada di depan rumah,
  • 2 buah akuarium yang masing-masingnya dihuni 5 ekor dari jenis ikan koki, ikan mas, dan ikan-ikan kecil,
  • 17 ekor hamster, yang bibitnya kami beli sekitar 5 bulan lalu.

No comments: